30 July 2009

Kala Itu


Bismillahirrahmanirrahim...

Kala malam kembali menjengah menggantikan siang,
kala bulan kembali menyinar menggantikan matahari,
kala unggas kembali berbunyi menggantikan kicauan burung,
dirinya kekal keseorangan tanpa ada yang menggantikan perginya insan
yang penting dalam hidupnya...

Nur: Suddenly........

28 July 2009

Ummi wa Abi


Bismillahirrahmanirrahim...

Tika dinihari, saat insan lain diselimuti selimut yang lembut, membalut tubuh yang kesejukan dek kedinginan pagi, seorang insan bangun menunaikan solat sunat di tengah malam. Tatkala bunyi-bunyi unggas sepi seolah-olah memahami situasi seorang hamba yang mengabdikan dirinya pada Sang Pencipta di waktu dinihari itu, insan tersebut terus berteleku di sejadah yang dihadiahkan oleh ayahnya ketika berusia 7 tahun. Sejadah berwarna merah hati itu setia menemani dirinya tatkala menunaikan tanggungjawab sebagai seorang hamba pada Sang Pencipta.

Teringat akan dirinya kata-kata yang terucap dari ayahnya.

" Hanya Qis yang dapat jaga Ummi bila Abi dah pergi nanti."

"Kenapa Abi cakap tentang semua ni? Abi dah tak sayangkan Ummi? Abi dah tak sayangkan Qis?"terus-terusan Qistina menyoal ayahnya
.
"Qis...Abi tak bermaksud begitu. Cuma itu yang terlintas di fikiran Abi dan terkeluar dari mulut Abi. Maafkan Abi ya?"

"Abi tak perlu minta maaf. Cuma Qis takut dengan apa yang Abi cakap tadi. Abi..Abi jangan buat Qis takut macam ni."Qistina meluahkan apa yang dirasai dirinya tika itu.

Nur: Hidup ini tiada yang kekal. Yang kekal milik Sang Pencipta.

I Wish That I Won't Cry


Bismillahirrahmanirrahim...

Terasa lama xupdate blog. Aku gagahkan juga diri untuk mengarang seberapa baik yang mampu untuk tatapan pembaca dan pengunjung setia blog Seindah Bicara Kasih ini. Jika dulu, mudah bagiku untuk berkongsi dan meluahkan apa sahaja yang terbuku jauh di lubuk hatiku. Kini, semua itu tak mungkin akan berlaku seperti dulu. I wish that i won't cry. Hanya aku yang tahu kenapa. Biarlah semuanya aku kunci dan simpan sekemas yang mungkin dalam diriku. Sedih bercampur pilu. Banyak yang berlaku sejak akhir-akhir ini. Dugaan demi dugaan. Tabahkan hatimu. Tabahkan hatimu.

Wahai air mata, berhentilah mengalir. Jangan biarkan emosi menguasai dirimu. Wahai hati, bersabarlah. Jangan biarkan situasi terus melukaimu.

Aku ingin kebahagiaan dan keharmonian seperti dulu. Aku ingin keceriaan dan kegembiraan kekal sentiasa. Tapi aku tahu, aku tidak seharusnya tamak untuk memiliki semua itu. Mungkin semua itu berada pada insan lain. Tapi, aku tetap ingin menjadi tamak dalam situasi diriku sekarang.

Aku enggan air mata menemani diriku. Aku enggan membiarkan hatiku digores kembali. Ya Allah, aku memohon padaMu, kembalikan keceriaan, keharmonian, kedamaian, ketenangan, kebahagiaan. Biarkan aku tamak dalam mengecapi semua ini. Enggan aku untuk menghiraukan semua kata-kata yang menyakitkan.

Stop it! Be strong! I know you well and better. Stop crying my dear......

Nur: "Ya Allah, ujian apa yang kau datangkan pada hambaMu ini?"

18 July 2009

Di Balik Wajahnya


Bismillahirrahmanirrahim...


Tika jari-jemari ini menaip patah demi patah perkataan, hanya dingin malam menemani dirinya. Kesepian yang mencengkam hatinya, membuatkan dirinya semakin tenggelam dalam dunia ciptaannya. Mungkin pada hemat teman-teman di sekelilingnya, dia gembira dan sentiasa bahagia dengan hari-hari yang dilaluinya. Tapi suatu yang pasti tak pernah siapa pun yang tahu apa yang kerapkali menjengah fikirannya.

13 July 2009

Hidupku..


Bismillahirrahmanirrahim...

Semester baru bermula..aku ditempatkan di bilik yang baru dengan perabot yang baru..tapi masih dengan roommate yang lama..aku amat mengharapkan semester kali ini..tahun akhir bagi kami semua meneruskan pengajian sebelum menerima segulung ijazah dan bergelar graduan dari Universiti Islam Antarabangsa Malaysia..

BILA AL-QURAN MULA BEBICARA


Waktu engkau masih kanak-kanak.............
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu', Aku kau sentuh
dalam keadaan suci, Aku kau pegang
Aku,kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali;
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pngisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian , kesepian.
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa
halaman.
Di waktupetang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau.....

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat khabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka
surah2ku(Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasyen radio kesukaanmu
Mengasyikkan.

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku


Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran telivisyen
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggu mu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an",kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari.
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....