Bismillahirrahmanirrahim..
Assalamualaikum buat semua pembaca..
Entah kenapa aku semakin hilang rentak tari dalam bicara sepiku ini. Hampir 3 tahun blog ini dicoretkan dengan kisah suka dukaku dalam hidup ini. Terkadang, di selitkan kisah bahagiaku. Tapi, banyaknya tersimpan 1001 kisah dukaku. Ilham untuk di tubuhkan blog ini, mungkin dari minatku yang suka menulis barangkali. Dari ayat yang agak kebudak-budakkan hinggalah ke ayat yang hanya mengerti bisa memahami.
Bermula pada entry pertamaku Ini Yang Pertama yang penuh dengan ucapan hari lahir buat insan yang ku kenali dan khususnya buat diriku. Ogos merupakan bulan pilihan.
Di Sebalik Nama
Nama blog ini kunamakan sebagai Seindah Bicara Kasih.
Seindah- selari dengan tagline yang ku gunakan 'SENYUM ITU INDAH'
Bicara- diambil dari novel BICARA Hati. Minatku untuk terus membaca novel jiwa-jiwa ini terbit pada novel ke-3 yang ku baca. Yang mana novel Kau Yang Satu (pertama) Ria Qistina (kedua) Bicara Hati (ketiga).
Dan sememangnya minatku dari kecil adalah membaca dan pernah dinobatkan sebagai Tokoh Nilam (suatu masa dulu)
Kasih- kasih yang tak bertepi. Kasih itu yang menghubungkan kita. Kasih pada KEKASIH-NYA. Kasih pada ibubapa. Kasih pada guru. Kasih pada teman-teman. Kasih semuanya.
Nama Pena
Qistina yang merupakan watak utama dalam novel Ria Qistina. Yang menyembunyikan dirinya. Hinggalah suatu hari tersingkap segala kisah tentang dirinya. Gadis yang keras perwatakannya. Yang menyembunyikan watak lemah-lembutnya. Hanya kerana satu. Kisah silam yang meninggalkan parut kekal dalam dirinya.
Nur Qistina yang membawa maksud cahaya keadilan. Moga suatu masa nanti cahaya keadilan itu muncul dan kembali gemilang seperti suatu masa dulu.
Adil itu juga membawa maksud meletakkan sesuatu pada tempatnya. Adakah kita adil? Meletakkan tanggungjawab kita sebagai khalifatullah sebagai prioriti. Yang mana diciptakan manusia ini untuk beribadah kepada-Nya.
Jika Bahagia Mengapa Berpisah?
Ya aku bahagia dengan menulis. Tapi, aku terpaksa berpisahnya seketika. Aku harus mencari dan terus menyerap semula semangat yang aku perlukan untuk terus menulis. PATAH HATI. Mungkin. Barangkali.
Andai Ku Pergi
Cerita hidup kian berlalu
Membawaku ke penghujung
Kaku langkah kian lemah
Kelu lidah untuk bicara
Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam
Bersama rayu doa
Damba keampunanNya
Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi
Andaiku pergi dulu
Tiba tika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku
Perjanjian yang Maha Agung
Doakanku sejahtera disisiNya
Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah
Maafkan diriku kasih
Kerna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata
Pintaku redhailah
Terima kasih atas segalanya
Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih
Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serah segalanya kepada Mu
Membawaku ke penghujung
Kaku langkah kian lemah
Kelu lidah untuk bicara
Langit jingga warna senja
Desir bayu membisik duka
Kealpaan nan semalam
Inginku lepaskan luka silam
Bersama rayu doa
Damba keampunanNya
Andai diriku pergi
Tinggalkanmu sendiri
Usah kau sedih
Usah tangisi duga dari Ilahi
Andaiku pergi dulu
Tiba tika dan waktu
Telah tertulis takdir untukku
Perjanjian yang Maha Agung
Doakanku sejahtera disisiNya
Rasa gentar rasa rindu
Bertarung di fikiranku
Wajah ceria, senyum manja
Kisah kita menghapus resah
Maafkan diriku kasih
Kerna buat kau menangis
Restuiku dengan cinta
Jangan kau titiskan air mata
Pintaku redhailah
Terima kasih atas segalanya
Hidup ini sementara
Ujian pasti setia hati
PadaMu kekasih
Moga rahmat hidayahMu
Mengiringiku, menemaniku
Saat akhir waktu
Bersaksi diriku
Tiada lain hanya Kau satu
Memiliki cintaku
Ku serah segalanya kepada Mu
Nur: Janji itu telahku mungkiri untuk kesekian kalinya. [ Kau Pergi]
2 comments:
best la gaya penulisan u....hehehehe
salam perkenalan...
biasa je..sekadar isi waktu
lapang (lapang ke?hehe)
meluahkan apa yang terpendam..cewwah!
salam perkenalan juga..^^,
Post a Comment